Tugas yang dibebankan kepada Rasul amat berat dan tidak mungkin dapat dilaksanakan oleh orang biasa, kecuali orang-orang yang memiliki sifat-sifat tertentu. Sifat Wajib bagi Rasul ada 4, yaitu :

  1. Shidiq (benar) (QS.Maryam : 50)
  2. Amanah (dapat dipercaya) (QS.Maryam : 54)
  3. Tabligh (Menyampaikan) (QS. Al Maa-idah : 87 ; Al – Azhab : 39)
  4. Fathanah (cerdas) (QS. An-Nahl : 44)

Adapun sifat mustahil bagi rasul sebagai lawan dari sifat wajib yang tidak mungkin terdapat pada diri Nabi dan Rasul ada 4 juga :

  1. Kidzib (bohong) (QS. An-Najm : 2-4,11)
  2. Khianat (curang) (QS. Al-An’am : 106)
  3. Kitman (menyembunyikan) (QS. Al-An’am : 50)
  4. Baladah (bodoh) (QS. Al-Araf : 199)

Sedangkan sifat jaiz (boleh) bagi rasul yakni : sifat-sifat yang berhubungan dengan sifat-sifat kemanusiaan yang tidak menyebabkan kurangnya martabat mereka sebagai Rasul, misalnya : sedih, gembira, lupa, makan, minum, menikah,tidur, dan sebagainya (QS. Al-Furgan : 20 ; Ar-Ra’du : 38 ; Az-Zumar : 30)

Sumber : Kisah 25 Nabi & Rasul Penerbit “ITA” Surakarta